Ai Haibara


Shiho Miyano (宮野志保, Miyano Shiho), atau dikenal juga sebagai Ai Haibara, adalah salah satu karakter pada serial manga/anime Detektif Conan. Seperti Shinichi Kudo, ia juga mengecil karena APTX 4869 dan kemudian tinggal di rumah Prof. Hiroshi Agasa. Kemudian Prof. Agasa mengganti namanya menjadi Ai Haibara (灰原哀 Haibara Ai).
Sebelumnya, Shiho adalah anggota dari organisasi berjubah hitam dengan codename Sherry. Sejak kecil, dia disekolahkan di Amerika Serikat. Setelah menamatkan sekolahnya, dia kembali ke Jepang untuk melanjutkan proyek orang tuanya yang belum selesai. Dia adalah perempuan yang cerdas dan serius. Ia melanjutkan penelitian orang tuanya mengenai obat yang bisa membangkitkan orang mati, atau membuat awet muda. APTX4869 adalah salah satu obat yang diteliti oleh Shiho, namun obat tersebut masih dalam tahap percobaan. Shiho adalah saudara Akemi Miyano. Ibu Shiho, Elena Miyano, adalah orang yang pendiam dan tidak begitu dikenal. Sedangkan ayah Shiho, Atsushi Miyano, adalah orang baik yang yang sangat terkenal di dunia ilmuwan. Namun, rumor yang beredar mengatakan bahwa Atsushi Miyano adalah ilmuwan gila yang diasingkan dari dunia ilmu pengetahuan. Prof. Agasa pernah bertemu dengan mereka dalam satu kesempatan. Dikabarkan bahwa orang tua Ai tewas dalam kecelakaan di tengah penelitian.
Shiho pernah meneliti rumah Shinichi Kudo, dan menemukan kejanggalan. Dia menemukan bahwa baju-baju Shinichi sewaktu kecil sudah tidak ada. Segera dia berpikir kalau obat yang dibuatnya bisa membuat manusia menjadi kecil. Untungnya, dia merahasiakan hal ini dengan memasukkan Shinichi pada daftar orang yang meninggal karena APTX4869.
Sejak pembunuhan Akemi Miyano, kakak Shiho yang dilakukan oleh Gin, Shiho berusaha meminta alasan dari Gin, namun tidak pernah digubris. Akhirnya Shiho berhenti meneliti dan akhirnya dia diborgol di ruang gas. Menghadapi situasi yang seperti itu, dia meminum racun APTX4869 dan akhirnya menjadi kecil, dan dapat meloloskan diri. Selanjutnya Shiho melarikan diri ke rumah Shinichi, namun pingsan di depan gerbang rumah Shinichi dan akhirnya Prof. Agasa menemukannya, dan mengganti namanya menjadi Ai Haibara. Selanjutnya Ai juga sekolah di SD Teitan.
Shiho sendiri tidak mengetahui formula APTX4869 dengan pasti, sehingga dia tidak bisa membuat penawar racun tersebut.
Pisco, salah satu anggota Organisasi Hitam, mengetahui bahwa Ai adalah Shiho. Namun dia dibunuh Gin sebelum bisa mengatakan rahasia tersebut. Belakangan, Vermouth juga mengetahui rahasia Shiho, namun dia tidak membeberkannya pada anggota organisasi yang lain.
Shiho adalah perempuan yang selalu berusaha untuk lari dari masalah. Dia tidak ingin Shinichi mengejar organisasi berjubah hitam, sebab hal itu hanya akan berakibat pada kematiannya dan orang-orang disekitarnya. Namun, belakangan, setelah menolak tawaran agen FBI Jodie Starling (karena kata-kata Ayumi), dia terlihat lebih kuat.
Walaupun tidak pasti, sepertinya Shiho menaruh hati pada Shinichi. Namun, dia selalu menyangkal apabila Ayumi atau Mitsuhiko bertanya padanya.

Heiji Hattori


Heiji Hattori adalah Rival Shinichi dalam penyelidikan yang berasal dari Osaka yang berbicara dengan logat kansai. Merupakan anak dari Heizo Hattori, inspektur Kepolisian Osaka. Heiji juga sering kali membantu Shinichi yang sebagai Conan memecahkan berbagai kasus. Heiji sering disebut detective dari Barat sedangkan Shinichi detective dari Timur.
Heiji pertama muncul di Tokyo untuk menantang Detektif dari Timur, Shinichi, untuk battle kemampuan detektif dalam sebuah kasus. Tetapi sebaliknya, dia malah bertemu dengan Conan. Pada awalnya, Heiji ingin bertarung satu lawan satu dengan Shinichi untuk melihat siapa yang dapat memecahkan kasus pertama kali. Tapi sejak dia bersahabat baik dengan Conan, mereka jadi memecahkan kasus bersama-sama.
Dan Heiji jadi mengetahui kalau Conan itu adalah Shinichi, tetapi dia juga ikut merahasiakan hal itu, dan mulai saat itu menjadi sahabat Shinichi.
Heiji juga mempunyai teman kecil bernama Kazuha Toyama ( putri dari wakil kepala inspektur Toyama). Awalnya Kazuha sering cemburu pada Ran. Kazuha salah mengira kalau Kudo yang diceritakan Heiji adalah wanita dan wanita itu adalah Ran. Padahal sesungguhnya diam – diam Heiji menyukai Kazuha, hanya saja dia sering menutupinya dan berlagak bodoh atau membuat Kazuha marah. Tapi, belakangan Heiji sudah lebih jelas memperlihatkan kalau dia cemburu melihat Kazuha didekati pria lain. Namun, lagi – lagi dia tetap tidak mau bilang kalau sebenarnya dia suka Kazuha.
Heiji juga seorang petarung kendo. Seiyū-nya adalah Ryo Horikawa dan pengisi suara bahasa Inggrisnya adalah Kevin M. Connolly.

Magic Kaito


Magic Kaito (bahasa Jepang:まじっく快斗 Majikku Kaito) adalah salah satu buku tankobuon karya Aoyama Gosho, yang dibuat sebelum Detektif Conan (Meitantei Conan). Tokoh utama dalam seri ini adalah seorang remaja bernama Kaito Kuroba yang menggantikan peran ayahnya sebagai Kaito Kid.

Manga Magic Kaito sampai saat ini telah dikumpulkan dalam 4 volume. Ketiga volume pertama diluncurkan sebelum Aoyama Gosho mengarang Detektif Conan. Sedangkan volume ke-4 diluncurkan pada tahun 2007.
Kaito Kuroba suka melakukan sulap, dan ia adalah pemain yang bagus. Di SMA Kaitou Kuroba memiliki teman sejak kecil layaknya Ran dan Shinichi yang bernama Aoko Nakamori, anak Inspektur Nakamori, yang menjadi pemburu Kaito Kid. Dan seperti Shinichi atau Heiji's love story, dia juga tidak pernah menyatakan cinta untuk teman dekatnya itu walaupun sudah nyata terlihat kalau mereka saling menyukai.
Tapi menurut saya Kuroba lebih romantis dari mereka berdua, mengingat dia pernah memberi kado ulang tahun yang sangat indah dan luar biasa! Kembang api di tengah malam yang membuat semua orang terbangun. Huaaaa so sweeettt >O<,, *angkat tangan yang setuju!! xD* Namun Nakamori Aoko tidak terlalu ramah dengan anak itu, dia tidak pernah mengakui untuk mencintainya. Suatu pagi, kelas diisi dengan pembicaraan tentang "Kaitou Kid" pencuri jewerly yang menggunakan sihir dalam perampokan. Kaito tidak terkesan dengan sebutan legenda itu yang muncul kembali setelah delapan tahun, dan mengatakan ia dapat dengan mudah membawa si thief magic itu untuk sihir. Di rumah, ketika ia memikirkan tentang ayahnya yang telah meninggal yang juga penyihir, Kaito tersandung pada sebuah pintu yang tersembunyi di kamarnya. Dan dia menemukan ayahnya adalah Kaitou Kid yang asli. Tapi karena ia sudah mati, ia jadi bertanya-tanya siapa Kaitou Kid yang selama ini berada di balik perampokan belakangan ini. Lalu Kaito memakai topi dan jubah ayahnya, dan menjadi Kaitou Kid untuk mencari penipu tersebut.
Lalu dia mengetahui kalau pembunuh ayahnya adalah organisasi baju hitam yang sedang mencari batu pandora yang merupakan batu keabadian. Dia jadi membuat misi untuk mencari batu itu juga dan bertekad menemukannya sebelum organisasi itu agar dapat menjadi umpan untuk mengetahui dalang pembunuhan ayahnya.
Walupun julukannya pencuri, namun Ia selalu mengembalikan barang yang dicurinya selama barang itu bukan berlian yang membuat ayahnya terbunuh. Kuroba kadang menemui Conan Edogawa dalam kasusnya, dan terkadang Kuroba juga menemui teman sekelasnya sendiri yang bekerja sebagai detektif, Saguru Hakuba.
Berkali- kali Hakuba curiga dengan Kuroba bahwa dia adalah Kid, tetapi kecurigaannya itu hilang dengan akal Kuroba yang cerdik, layaknya Ran curiga pada Conan bahwa Conan adalah Shinichi Kudo. Dalam aksi awalnya Kaitou Kid selalu mengirimkan surat tantangan kepada polisi, dan dalam kasus ini ditangani oleh inspektur Nakamori. Kaito akhirnya memiliki julukan The Phantom Thief.

Karakter lain

Toichi Kuroba
Seorang pesulap terkenal, dia adalah pendahulu Kaito Kid yang akhirnya diketahui terbunuh oleh organisasi Jubah Hitam (kemungkinan besar organisasi yang sama dalam cerita Detektif Conan). Setelah dia terbunuh, anaknya (Kaito Kuroba) meneruskan jejaknya.




Aoko Nakamori
Anak perempuan dari Inspektur Nakamori, Aoko yang merupakan teman sejak kecil dari Kaito Kuroba. Tampaknya tidak mengetahui kalau Kaitou Kid dan Kaito Kuroba adalah orang yang sama.

Ginzo Nakamori

Ayah dari Aoko Nakamori, Bercita-cita sangat ingin menangkap Kaito Kid. Dia pernah sekali curiga bahwa Kaito Kuroba adalah Kaito Kid, namun Kuroba dapat menipunya sehingga dia percaya bahwa Kuroba bukanlah Kid








Saguru HakubaDetektif remaja yang didatangkan dari Inggris, bisa dianggap sebagai rival Kaito, tapi walaupun begitu, ia juga merupakan teman sekelas Kaito Kuroba, pernah muncul di komik Detektif Conan volume 30, 54 & 55. Gaya bicaranya yang arogan merupakan ciri khasnya.

Akako Koizumi


Siswi, teman sekelas kaito, penyihir, sepertinya suka sama Kaito walaupun kadang-kadang sering bersikap sebaliknya

Kogoro Mouri


Kogoro Mouri (毛利小五郎, Mouri Kogorou) adalah salah satu karakter utama dari manga dan anime Detective Conan. Dia adalah seorang detektif swasta dan ayah dari Ran Mouri. Nama "Kogoro Mouri" berasal dari dua sumber yang berhubungan dengan misteri. "Kogoro" berasal dari " Kogoro Akechi ", detektif yang diciptakan oleh Edogawa Rampo, sedangkan Mouri dari ce Mauri Leblanc. Dalam live action aktor drama yang memerankannya adalah Takanori Jinnai. Kanji untuk "Mouri" (毛利) berasal dari daimyo Mouri Motonari.

Dia lebih suka bermalas-malas sepanjang hari. Kogoro bersekolah di SMA Teitan, bersama dengan Eri, Yukiko Fujimine , dan aktris Ruri Ujou, sekolah menengah yang sama seperti Ran dan Shinichi.Dia kemudian lanjut ke Beika University, di mana ia bergabung dalam tim Judo, Ia juga merupakan penembak jitu yang sangat baik.

Putri Kogoro, Ran Mouri, juga merupakan putri Eri Kisaki , yang kini hidup terpisah setelah sepuluh tahun. Meskipun terus pura-pura tidak tertarik padanya, Kogoro masih memiliki perasaan untuk istrinya itu-dia bahkan telah memintanya untuk kembali padanya, tapi eri pura-pura tidak mendengarnya karena dia belum "siap", meskipun dia masih memiliki perasaan yang sama. Ini terlihat ketika dia cemburu ketika dia komentar pada penampilan gadis-gadis lain '.

Setelah Shinichi telah menyusut tanpa disengaja efek racun yang misterius dan dipaksa untuk menggunakan identitas Conan Edogawa , Hiroshi Agasa menyimpulkan bahwa Shinichi tidak bisa melanjutkan penyelidikan secara terbuka tanpa menarik perhatian yang tidak semestinya oleh Organisasi Hitam. Untuk mempertahankan kedoknya, ia menyarankan Shinichi untuk tinggal bersama Kogoro dan menggunakannya sebagai sebuah front. Ketika kesimpulan Kogoro dalam salah satu penyelidikan pertama mereka menjadi begitu dilettantish yang menyebabkannya menjadi sia-sia. Conan mmbuat Kogoro tertidur dan menggunakan dasi kupu-kupu pengubah suaranya untuk meniru suara Kogoro, untuk menyajikan kesimpulan dan identitas pembunuh sejati; ini akhirnya dikenal dengan "Kogoro Tidur" dan reputasi sebagai detektif master . (Conan akan menggunakan nya Stun-Gun arloji untuk melumpuhkan bukan Kogoro.)

Kepribadian

Kogoro dapat dengan mudah tergila-gila dengan wanita cantik. wanita idolanya adalah idola pop Yoko Okino , dan dia tidak pernah ketinggalan acara televisi itu. Karena perilaku yang senang dengan wanita itu, putrinya Ran Mouri sering malu, dan sementara itu itulah alasan mengapa istrinya tidak datang kembali.
Dia juga sering mabuk, dan Shinichi / Conan pernah membuat komentar sinis tentang dia yang menghabiskan uang untuk alkohol. Dalam anime, kantornya dipenuhi dengan kaleng bir kosong, dan dia menyimpan minuman keras dilemari. Kogoro juga seorang perokok berat, dan biasanya terlihat dengan sebatang rokok di mulutnya. Hobinya termasuk mahjong dan perjudian di pacuan kuda dan keirin .
Dalam versi Jepang, karena namanya Kogoro Mori ia sering keliru untuk astronot terkenal Mamoru Depkes ketika ia memperkenalkan dirinya sendiri, karena mereka berdua sering dalam berita, dan memiliki nama belakang yang sama. Pada versi bahasa Inggris mungkin dia juga bingung dengan Patrick Moore.

Dalam versi AS, Kogoro Mouri mengatakan bahwa dia berumur empat puluh tiga, sedangkan dalam versi Jepang berumur tiga puluh tujuh.Tidak diketahui jika usia Eva -Eri dalam versi AS- tetap sama sejak mereka bersekolah bersama-sama, dan jika tidak, apakah itu akan mempengaruhi alur cerita Princess Pageant yang terjadi dua puluh tahun yang lalu. Dia takut hal-hal yang terbang, seperti helikopter (tapi bukan burung).

Keterampilan Detektif

Sepanjang sebagian besar cerita, Kogoro digambarkan sebagai seorang detektif yang cukup kompeten, sering hilang petunjuk dan melompat ke kesimpulan yang salah, meskipun beberapa kesimpulan ini dibagikan oleh orang lain di tempat kejadian. Namun, Kogoro tidak mengikuti prosedur polisi yang tepat, mengajukan pertanyaan-pertanyaan, dan (dengan sedikit bantuan dari Conan) menjadi cukup baik. Meskipun terlihat bodoh, ia telah menjadi perwira polisi yang menonjol di bawah Inspektur Juzo Megure sepuluh tahun sebelum mulai cerita. Ia telah meninggalkan gaya polisi setelah peristiwa yang dibahas dalam film kedua, The Fourteenth Target. Karena Conan membantu Kogoro dalam memecahkan berbagai kasus, reputasi Kogoro sebagai detektif tumbuh dengan cepat. Dia tidak mengingat penyelesaian dari setiap kasus karena Conan secara sembunyi-sembunyi membuatnya pingsan dengan jarum obat penenang supaya ia dapat menjelaskan penyelesaian untuk kasus, menggunakan perangkat yang memungkinkan dia untuk meniru suara Kogoro. Namun, Kogoro sepertinya tidak pernah bertanya-tanya tentang fakta ini dan sering membual tentang kebaikannya.Karena itu, ia telah mendapat julukan Kogoro Tidur (眠りの小五郎, Nemuri Kogorou). Jugo Yokomizo sering keliru menyebutnya bebas Kogoro (煙の小五郎, Kemuri Kogorou) karena kebiasaannya merokok.

Dalam cerita-cerita selanjutnya, ada saat-saat Kogoro sebenarnya mampu memecahkan kasus-kasus kejahatan tanpa (atau sedikit) bantuan dari Conan, terutama ketika orang-orang yang dekat dengannya terlibat, tampaknya bahwa, sementara ia dapat menghubungkan titik-titik pemecahan baik-baik saja, dia tidak bisa benar-benar memecahkannya secepat Conan. Yang pertama peristiwa ini terjadi saat perjalanan ke sumber air panas, di mana salah satu teman lamanya di perguruan tinggi dibunuh. Kogoro sebenarnya sangat terganggu dan bertekad untuk menemukan si pembunuh sendiri, dan Conan yang memahaminya tidak bisa memaksa dirinya untuk memberi obat bius padanya, membatasi diri untuk diam-diam menarik perhatian pada petunjuk yang diperlukan. Meskipun analisis yang sering tolol, Kogoro sebenarnya cukup cerdas ketika ia berlaku sendiri. Dia bahkan mampu sepenuhnya mengatasi kejahatan dirinya sendiri dalam film kesembilan, Strategy Above the Depths , karena fakta bahwa pelakunya Minako mirip Eri, dan Conan salut padanya untuk kesuksesannya.
Karena kecenderungan yang sering kebetulan berada di TKP, Inspektur Megure sering menyebut Kogoro sebagai shinigami (dewa kematian).

Alat Ciptaan Prof. Agasa

Ini dia nih alat-alat canggih ciptaan Prof. Agasa untuk membantu Conan dan Grup Detektive Ciliknya dalam memecahkan kasus, antara lain:

1. Kacamata pencari jejak, selain untuk menyamarkan wajahnya, Conan juga dapat melacak letak benda dalam radius 20m.
2. Dasi kupu-kupu pengubah suara, Pita pengubah suara ini dapat meniru puluhan suara – suara manusia dari anak – anak hingga orang tua loh.
3. Arloji yang dilengkapi jarum pembius dan senter, Conan sering menggunakan arloji ini untuk membius Kogoro Mouri dalam melakukan hipotesa dan menggunakannya sebagai senter dikegelapan.
4. Sepatu berenergi, yang dapat memperkuat otot kaki untuk menendang benda sekeras apapun.

5. Suspender elastis6. Sabuk pencipta bola yang mampu bertahan 10 detik7. Skateboard bertenaga surya, skateboard ini mempunyai kecepatan yang sangat tinggi karena menggunakan tenaga surya, tapi skateboard ini tidak dapat digunakan pada malam hari ya tentu saja karena kalau malam hari tidak ada matahari.
8. Kacamata anti peluru (Muncul di Movie “The Last Wizard of the Century”)
9. BadgeDetektif atau HT khusus anggota detektif cilik, Lancana Komunikasi, lencana ini memudahkan Conan dan anggota Grup Detektif Ciliknya saling berkomunikasi.
10. Alat penyadap suara / alat pemancar
11. Telepon berbentuk anting-anting
12. Fax berbentuk kotak bekal (Lauk-pauknya juga asli loh :o)
13. Ikat pinggang, alat ini dapat mengendor atau mengetat bila ditekan tombolnya. Ikat pinggang ini juga dapat mengeluarkan bola kaki yang dapat di setel ukurannya, bahkan dapat sampai sebesar balon udara.

Aoyama Gosho


Aoyama Yoshimasa atau lebih dikenal dengan Aoyama Gosho lahir pada tanggal 21 Juni 1993 di Daiei, Tottori, Jepang.
Lelaki yang sangat menyukai Nasi Kare ini dari kecil sangat jenius dalam menggambar. Ketika ia berada di kelas 1 Sekolah Dasar, ia memenangkan sebuah lomba dengan gambarnya yang berjudul "Perang Yukiai" dan menampilkannya di Tottori Daimaru Department Store . Dia melanjutkan SMA nya dengan bersekolah di SMA Ikuei. Setelah lulus ia melanjutkan sekolahnya di Nihon University College of Art di Tokyo.
Ketika ia masih kuliah tepatnya pada musim semi 1986, Aoyama pernah mengikuti sebuah kontes menulis komik untuk pemula dan berhasil memenangkannya, yang merupakan batu loncatan dalam karirnya sebagai Penulis dan Penulis Manga (mangaka), yang rupanya memberi titik penting dalam hidupnya.
Aoyama memulai debut pertamanya dengan menulis Chotto Mattete (Wait a minute), yang diterbitkan seminggu sekali di majalah Shonen Mingguan di musim dingin tahun 1987. Tak lama kemudian, Magic Kaito juga diterbitkan di majalah yang sama.
Pada awal tahun 1990 ia menerbitkan cerita berjudul Yaiba, yang akhirnya memenangkan Kontes Shogakugen Manga di tahun 1992. Komik 24 volume ini juga memenangkan Shogakukan Manga Award untuk Shonen pada tahun 1993. *wuihhh hebat yak :D*
Kemudian ditahun 1994, ia mulai menulis sebuah manga yang sampai sekarang telah memiliki ribuan bahkan jutaan penggemar yang penasaran dengan kisah akhir ceritanya yang sampai sekarang belum tamat juga. Yep apa lagi kalau bukan Meitantei Conan!!!! Yang di Indonesia dikenal dengan Detektive Conan dan di Amerika Serikat dikenal dengan Case’s Closed. Di Jepang Serial manga ini sudah sampai Vol. 65 loh, hmm Indonesia ketinggalan banget yak hehe :p
Berkat karyanya ”Detektif Conan” ia berhasil memenangkan Shogakukan Manga Award lagi pada tahun 2001. Selain manga-manga diatas Ia juga menerbitkan karya - karya lain seperti Third Baseman No 4, dan Koleksi cerita - certia pendek Aoyama Gosho dan Detektif Conan.

Lalu pada tanggal 5 Mei 2005, ia berhasil menikahi seorang penyanyi dan pengisi suara Conan pada anime Detektif Conan yang bernama Minami Takayama. Tanggal itu dipilih aoyama karena hari itu bertepatan dengan hari ulang tahun Minami. Namun mereka akhirnya bercerai pada tanggal 10 Desember 2007. :(

Ran Mouri


Ran Mouri, putri tunggal dari Kogoro Mouri seorang mantan polisi yang beralih profesi menjadi detektif yang selalu membuat analisis asal-asalan dengan seorang pengacara handal Eri Kisaki seorang pengacara terkenal. Namun sayangnya, Ran tidak bisa hidup sebahagia anak lainnya, karena Kogoro Mouri dan Eri Kisaki pisah rumah. Dan sekarang Ran hidup bersama Kogoro Mouri. Nama Jepangnya berasal dari nama Edogawa Ranpo dan Maurice Leblanc (Dari Mourisu Ruburan, berdasarkan Aoyama). Dan dalam versi Amerika Rachel Moore. Sedangkan dalam Live Action Ran Mouri diperankan oleh Kurokawa Tomoka.
Ran adalah gadis yang sejak kecil sudah menjadi tetangga dan teman bermain Shinichi. Orang tua mereka juga sudah lama saling kenal. Mereka selalu satu sekolah sejak SD sampai SMA, hingga sering melewatkan waktu bersama dan selalu digoda oleh teman-teman sekolah seolah mereka sudah jadian, walaupun Ran dan Shinichi tidak pernah berani mengungkapkan perasaannya.
Secara fisik, Ran sangat bisa diandalkan karena ia jago karate dan pernah menjadi juara diturnamen. Bahkan di sekolahnya dia adalah ketua klub karate. Meski jelas tak sepintar Shinichi dalam segala bidang, dalam hal musik ia lebih baik dari Shinichi. Ia tak suka misteri atau teka-teki dan sepakbola, tapi sangat mendukung Shinichi yang tergila-gila pada dua hal tersebut. Seperti juga Shinichi, ia sangat berani dan cenderung nekat bila berada pada situasi yang memberinya kesempatan menyelamatkan nyawa manusia. Sayangnya, ia percaya dan takut setengah mati pada hantu, juga gampang sekali menangis.
Tapi Ran gadis yang benar-benar manis dan baik, sangat pengertian dan perhatian pada orang-orang di sekitarnya. Kesabarannya juga membuktikan bahwa bukan hanya fisik yang kuat, tapi juga hatinya. Ran sanggup menunggu untuk waktu yang lama, juga menahan gelisah tanpa banyak mengeluh, malah berusaha untuk selalu tersenyum. Walau seringkali ia harus menangis.

Karena selalu bersama sejak kecil, entah kapan Ran mulai benar-benar menyukai Shinichi. Tapi ia sangat mengagumi pemuda itu sejak mereka terlibat kasus saat berkunjung ke New York, di mana Ran berusaha menyelamatkan nyawa seorang pembunuh dan Shinichi membantunya. Saat pembunuh tersebut bertanya kenapa mereka mau menyelamatkannya padahal bisa saja mereka dibunuh, Shinichi mengatakan “…untuk menolong orang lain, perlukah alasan?”. Maka Ran menyimpan rasa kagumnya yang berbuah perhatian tak terhingga pada Shinichi. Ia selalu menunggu Shinichi mengatakan suka karena sikap pemuda itu sudah menunjukkan demikian, tapi saat itu tidak datang juga. Lalu perasaannya benar-benar kacau saat Shinichi tiba-tiba menghilang, dan ia hanya bisa menunggu tiba saatnya pemuda itu datang menjelaskan semua. Menunggu dan menunggu… meski entah sampai kapan.

tweets